Rock to inside

Senin, 10 Desember 2012

The Chemo




































The Chemo, band ini membawakan unsur garage rock. Mereka berasal dari Semarang, terbentuk di tahun 2007. Memulai bermusik bersama sejak duduk di bangku SMP. The Chemo diisi oleh Arizona Luthfanaza, Ekky Utomo Putro, Sindu Pradipta, Nugroho Setiawan. Mereka terbentuk dari pengaruh musikalitas The Datsuns, AC/DC, Wolfmother, dan beberapa pengaruh lainnya.

Filosofi yang dihadirkan The Chemo adalah mendobrak stereotip terhadap perbedaan. Mereka menganggap saat ini banyak populasi yang gampang tersinggung dikarenakan sebuah perbedaan kecil. The Chemo ingin menegaskan bahwa perbedaan itu indah jika diambil dari perspektif yang tepat. The Chemo memilih perspektif garage rock.

Alamat Tumblr mereka : http://thechemo.tumblr.com/

Alamat Sound Cloud : https://soundcloud.com/thechemo

Selasa, 25 September 2012

ORPHAN OLD SCOOL

Kali ini admin bakal posting band indie jogja Terbentuk ditahun 2010 akhir, yang mengusung genre "skatepoppunk" dengan formasi player terdiri 4 orang dan mempunyai visi dan misi dalam bermusik, membuat orang menikmati dengan apa yang kami ciptakan bersama begundal angkringan di vox ada Edward, pada bass ada Peppy, pada gitar ada Haris, dan pada drum ada Anton


sumber : http://www.reverbnation.com/orphanoldscool

SOLOENSIS

SOLOENSIS terbentuk pada awal tahun 2008 , latar belakang terbentuknya band ini berawal dari kakak beradik ,adalah Pungkas Pinundi dan Gema Isyak Adam. Kami berdua adalah saudara kandung yang pada saat itu masih duduk di bangku sekolah menengah atas , bermula dari hanya mendengarkan musik kemudian gandrung dan mempelajari dan akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah band. Terbentuk dengan formasi 4 personil dengan umur yang sebaya kami dan seiring band ini berproses, pernah berganti personil khususnya pada bassist dan drumer hingga sekarang dengan formasi tetap , adalah Gema Isyak Adam (Voc ,Guitar), Pungkas Pinundi (Voc ,Guitar) , Galang Dick Biondi (Drum), Janu Joni (Bass). Galang sendiri adalah saudara sepupu Isyak dan Pungkas. Dalam proses bermusik kami , berawal dari meng.cover lagu-lagu band seperti AC/DC , Motorhead ,Led Zeppelin dll ,hingga mendidik band ini untuk membawakan jenis musik Rock Blues, dan hanya sebatas itu kami bisa menyebut genre musik kami (Rock Blues) karena dari situ akarnya, dan kami bawakan dengan jenis sound guitar drive yang agak kasar dan nge.fuzz. Untuk sekarang kami masih dalam proses mengeluarkan single-single lagu, yang sudah muncul, seperti : Rock n Roll Syndrome, Smokers Rebel Younger, L.O.L (laugh out loud) dan masih berlanjut untuk ke arah Album. Dari segi lirik, kami masih membahas sekitar apa yang telah ,sedang, dan akan dialami kaum muda seperti apa yang kami alami (dalam bahasa Inggris). Untuk pemilihan nama , nama “SOLOENSIS” itu hanya sebatas penganggapan ,jadi kami menganggap jantan dengan menamai “SOLOENSIS”.





Minggu, 03 Juni 2012

Power Metal

Power Metal adalah band beraliran Heavy metal yang berasal dari Indonesia, Power Metal pertama kali dibentuk dengan nama Power Band dengan formasi awal Totty M. (vokal), Ipunk (gitar), Pras Hadi (bass), Raymond (keyboard), dan Mugix (drum). Namun formasi tersebut berubah dengan digantikannya posisi vokal oleh Pungky Deaz dan bass oleh Hendix Sanada dan selain itu nama bandnya pun berubah menjadi Power Metal.


Perjalanan Power Metal 



Sebelum menjelajahi dunia rekaman, dalam aksi panggungnya grup ini sering membawakan lagu-lagu Metallica, Anthrax, Helloween, Loudness atau Yngwie Malmsteen. Belum genap setahun dibentuk, grup band ini sudah menunjukan prestasi cukup membanggakan, antara lain dengan keherhasilannya menyabet juara pertama Festival Rock Remaja se-Jawa Timur di Lumajang (1987).
Disusul tahun berikutnya meningkat jadi juara pertama Festival Rock se-Jawa di Kediri (1988). Prestasi ini dianggap belum cukup, masih ada satu event festival yang jadi targetnya, yaitu Festival Rock se-Indonesia-nya Log Zhelebour, obsesi Power Metal terbesar saat itu.

Perjalanan di Tahun 90-an



Menjadi juara di ajang Festival Rock se-Indonesia Log Zhelebour adalah salah satu obsesi tertinggi Power Metal. Alhasil, dalam Festival Rock se-Indonesia V (1989), Power Metal menjadi juara. Selain itu Hendrix Sanada juga terpilih sebagai the best bassist.
Waktu itu Power Metal sama sekali tidak menyangka bisa jadi juara. Grup band yang dianggap rival terberatnya saat itu adalah Andromedha (Surabaya), Kaisar (Solo) dan Roxx (Jakarta). Kemenangannya ini sekaligus menjadi awal perjalanan karier Power Metal menembus dunia rekaman





Tour Raksasa bersama God Bless

Sebagai promotor merangkap produser, Log Zhelebour memang belum menjanjikan grup band juara pertama Festival Rock se-Indonesia langsung teken kontrak rekaman album, baru sebatas direkam di album kompilasi 10 Finalis Festival Rock se-Indonesia V, tapi mereka dijanjikan ikut tour 10 kota, kebetulan waktu itu Log mempersiapkan pagelaran Tour Rakasasa God Bless (1990).
Selain Power Metal, tour God Bless ini juga didampingi Elpamas dan Mel Shandy, di tengah persiapan tour, Power Metal diguncang hengkangnya Pungky, lalu diikuti Hendrix Sanada, hal ini membuat sisa personelnya kalang-kabut mencari vokalis dan pemain bas pengganti Pungky dan Hendrix, Arul Efansyah, vokalis Big Boys dari Banjarmasin pun dilirik.
Akhirnya Arul yang pernah dinobatkan sebagai the best vocalist di Festival Rock se-Indonesia V menggantikan posisi Pungky, tinggal pemain basnya yang belum didapat, untuk sementara belum ada pemain tetap, mereka memakai additional musician, diantaranya ada nama Roy Oracle dan Didiet Shaksana.

Rekaman Album

Usai mengikuti tour, akhirnya tawaran rekaman datang dari Log Zhelebour, selama persiapan membuat album, Arul dkk dikarantina di sebuah vila di daerah Malang – Jawa Timur, hampir sebulan mereka dikarantina untuk membuat lagu.
Begitu materi lagu sudah siap, mereka kembali kelimpungan siapa yang menjadi pemain bassnya, sementara mereka harus secepatnya masuk studio, akhirnya digaet Prass Haddy, pemain bas di band Pelni. Karena terikat dengan pekerjaan, posisinya membantu sebatas rekaman sampai album keluar. Dengan persiapan cukup matang, proses rekaman mereka berjalan mulus.
Dengan formasi Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Prass Haddy (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram), Power Metal berhasil merampungkan album perdananya diberi judul Power One (1991), yang dirilis dibawah bendera Logiss Records.
Lewat debut albumnya ini, Power Metal langsung melesat ke putaran orbit grup rock papan atas. Mereka mulai diperhitungkan, setidaknya popularitas Power Metal sudah sejajar dengan band seniornya alumni Festival Rock se-Indonesia, seperti Elpamas dan Grass Rock.
Album Power One mendapat sambutan menggembirakan dari rockers mania. Album ini sendiri melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakni Malapetaka dan Cita Yang Tersita.
Kesuksesan album ini membuat Power Metal diganjar penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991. Angka penjualan kaset album Power One sendiri waktu itu laku di atas 300 ribu kopi. Sebuah angka penjualan yang cukup fantastik untuk sebuah grup rock beraliran heavy metal. Sementara grup rock yang bisa menembus angka itu baru God Bless, lewat album Semut Hitam (1989).

Pergantian Personil

Sukses album pertama, Power Metal kembali menanda-tangani kontrak untuk album kedua. Di tengah persiapan album kedua, Ipunk mengundurkan diri, dan posisinya digantikan Lucky Setyo W, gitaris Andromedha Rock Band yang juga The best guitaris di Festival Rock se-Indonesia V. Album kedua berjudul Power Mission dirilis pada tahun 1992, diikuti album Power Demons (1993), Serigala (1995), dan Pesta Dansa (1996).
Perubahan personel terjadi lagi. Raymond dan Mugix mundur. Sementara itu Power Metal harus dikejar target menyiapkan album baru lagi. Untuk mengisi kekosongan itu, akhirnya ditariklah Ekko Dinaya (drummer) dan James Ireng (kibor). Album Peace,Love & War (1998) dirilis. Sayang, album ini lagi-lagi kurang mujur di pasaran walau secara musikalitas bagus.


Perjalanan pasca 90-an

Power Metal lama vakum. Setelah lama tak terdengar, akhirnya Power Metal merampungkan album ke-7, Topeng-Topeng Murka pada tahun 2002, yang proses rekamannya sampai mixing-nya dilakukan di Studio Natural– Surabaya. Sedang proses mastering-nya dikerjakan di Studio 301, Sydney – Australia. Proses penggarapan album ini butuh waktu hampir 2 tahun. Power Metal saat itu diperkuat Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Endro (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Ecko Dinaya (drummer). Endro, mantan pencabik bas Red Spider, dan Ekko Dinaya, mantan drummer Eclips yang sudah gabung duluan di album Peace, Love & War.
Tahun 2004, Power Metal mendampingi Helloween (2004) saat manggung di Surabaya. Sebelumnya tahun 1990-an mereka juga mendampingi Sepultura, band thrash metal asal Brasilia, saat manggung di Tambaksari Surabaya.
Pada tahun 2005, album ke-8 berjudul Kebesaran-Mu beredar. Hits-hits andalan di album tersebut antara lain, Lagu Kebebasan, Srigala Malam dan lagu religi yang bertajuk KebesaranMu.

Sempat Kehilangan Arul Efansyah

Setelah merilis album KebesaranMu, Power Metal sempat kembali vakum dari panggung musik rock, sehingga, Arul Efansyah kembali ke kampung halamannya di Banjarmasin. Kawan-kawannya di Power Metal kehilangan kontak dengan Arul sehingga akhirnya membuat mereka berinisiatif mencari dan mencoba-coba beberapa vokalis baru, tapi tak lama, salah seorang penggemar Power Metal berangkat ke Banjarmasin dan berhasil menemui Arul, di medio akhir 2009, Arul kembali ke Jakarta untuk bergabung lagi dengan Power Metal yang saat itu telah mengalami pergantian personel, posisi keyboardist di-handle Sastro Adi yang juga additional band Blackout, dan pada bassist yang dibetot oleh Sababa ato biasa di panggil Baba. Ia jebolan festival musik di kota Gresik Jawa Timur.

Kolaborasi Dua Gitaris

Pada tahun 2010, Power Metal kembali menelorkan album yang diberi judul Power Metal IX (sembilan) yang berarti album tersebut adalah album kesembilan Power Metal, di album ini pula dua gitaris handal Power Metal yang tidak pernah bersatu dalam satu album yaitu Ipunk dan Lucky Setyo di satukan, ditunjang pula oleh permainan keyboard Sastro Adi yang menambah apik harmonisasi dan progresivitas pada alunan musik Power Metal. Namun ada juga lagu lama yang sempat hits di album pertama (Power One) yang di aransemen ulang yaitu lagu yang berjudul Satu Jiwa - empowered. Perubahan lainnya, sejak album ini nama Power Metal dieja tanpa spasi menjadi PowerMetal, berbeda dengan ejaan mereka sebelumnya, harapannya supaya mereka tak berpisah lagi.

Sumber ; http://id.wikipedia.org/wiki/Power_Metal_(grup_musik)

The Gazette


FORMASI

* Vokal : Ruki
* Gitar : Uruha
* Gitar : Aoi
* Bass : Reita
* Drum : Kai

* Drum : Yune [Keluar : 2003]




PROFIL

Dibentuk oleh kelima orang membernya. The GazettE merupakan salah satu dari band-band terkenal di label PS Company, tempat bernaung band-band lain seperti Kagrra dan alice nine. Meski musik rock yang menjadi jiwa dari band ini, mereka tidak takut untuk bereksperimen dengan musik mereka dan musik mereka luas tidak ada batasan dari soft ballad hingga punk rock bahkan beberapa lagunya terdapat unsur hip-hop. The GazettE adalah sebuah band visual, dimana penampilan mereka bervariasi dari single ke single dan album ke album, tetapi musik mereka selalu mencerminkan ‘Gazette’ dan rock.


BIOGRAFI

(catatan : Ketika pertama kali dibentuk, awal mulanya The GazettE diketahui hanya sebagai Gazette dan akan diceritakan di biografi ini tentang perubahan nama mereka).

Gazette bermula pada awal tahun 2002, terdiri dari lima angota yang kesemuanya laki-laki, meski masih muda, mereka sudah cukup berpengalaman di dunia musik. Tiga dari personelnya telah bekerjasama di band-band lama (Ma’die Kusse dan Kar+te=zyAnose); dimana vokalisnya adalah Ruki, salah satu gitarisnya Uruha dan bassisnya Reita. Dua mantan member dari Artia melengkapi formasi awal ini; Aoi pada Gitar dan Yune pada drum. Setelah resmi bergabung di label Matina, mereka merilis single pertama, Wakaremichi, dan sebuah video dalam bentuk VHS pada bulan April, melalui berbagai acara dan perilisan omnibus dengan segera mengangkat nama mereka. Band ini pun sukses menggelar oneman pertama pada bulan Oktober di tahun itu. Pada akhir tahun mereka ikut ambil bagian di acara "FINAL PRELUDE 2002~2003 Matina PRESENTS" karena label Matina ini akan bubar.

Pada tahun 2003, Yune menggumumkan akan meninggalkan Gazette. Dia dengan segera digantikan oleh Kai (ex Mareydi†Creia) dan band ini lalu bergabung dengan label PS Company. Mereka ambil bagian di tur pertama bersama dengan rekannya dari band indie Hanamuke, dan merilis mini album pertama Cockyane Soup selanjutnya diikuti dengan perilisan dua mini album lainnya dua bulan sesudahnya. Pada sisa tahun, mereka melanjutkan dengan mengadakan tur Beauti-Fool's Fest 2003 bersama dengan artis lainnya seperti Merry dan D'espairsRay.

Gazette menggebrak tahun 2004 dengan mengadakan oneman di Shibuya AX (konser ini kemudian dirilis dalam bentuk DVD) dan saat itu juga mereka membuka fan club secara resmi. Mendekati akhir tahun, band ini merilis DVD live kedua dan kemudian mereka memberikan fans mereka apa yang telah dinantikan lebih dari dua tahun, yaitu album perdana mereka Disorder. Di bulan Desember, mereka ikut berpartisipasi di Beauti-Fool's Fest dan menggelar sebuah tur kecil.

Banana Perform

Kali ini Gue mau sharing Tentang Banana for Silvy lagi...
Sebuah Band dari Kota Yogyakarta yg di bentuk oleh 4 orang yang memiliki skill kacau yakni Ahmad amanuddin(Voc),Dani sandra(Bas/Back vokal),Qomar ivandri(Drum),Aziz purnomo(Lead Guitar), dan karena bagi mereka membawakan lagu orang lain adalah satu hal yang mungkin imposible maka akhirnya terbentuklah Band ini.
Get our songs, Listen, and we can dance together,
Keep Rock n' Roll Brother&Sister !!

Banana for Silvy adalah sbuah Band yg beraliran Rock / Rock n' Roll / Little Blues.
klw mau tau info lengkap nya bisa kunjung http://www.myspace.com/bananaforsilvy
atau bisa follow twitter mereka https://twitter.com/#!/bananaforsilvy

berikut foto-foto Banana ketika perform


<== Vokalisnya (Ahmad amanuddin)













Sabtu, 02 Juni 2012

Foxy | Blues RocknRoll, Jogja

F O X Y merupakan sebuah band blues rock & roll asal kota gudeg Yogyakarta, berdiri pada November 2008 dengan line-up:

El - vocal
Budy Pramono - Guitar
Bulil - Bass
Dewa - Drum
Andre - Organ & Piano

Terlahir dengan semangat minoritas atas trend yang berkembang saat ini, memaksa mereka untuk menjejalkan kondisi mereka kepada pendengar musik di jogja. Dengan tidak meng-atasnamakan popularitas dan materi dalam bermusik dan mengedapankan sebuah karya sarat curahan emosi dan spiritual yang dibalut dalam nuansa musik blues rock. Sejauh ini 3 buah lagu telah mereka rilis secara gratis lewat dunia maya, Nona nakal, Not Mine Tonight, dan Sospan Fach.
 
 
Download lagu mereka (free) di: 
www.reverbnation.com/foxybluesrockenroll

For More Information:
Twitter : @foxy_ritualism
 Book : 0857 2571 3721 / 0817 578 7417 (Bhulbhul)
 

Jumat, 01 Juni 2012

Student Hate School; Ingin Musik Metal Dihargai Oleh Masyarakat Indonesia

studenthateschoolcoverStudent Hate School adalah band Jakarta Timur tepatnya di Cijantung, Pasar Rebo yang mengusung aliran Metal, band ini diawali pada bulan Mei 2009 yang sebelumnya terpecah dari beberapa band yang cukup mantap di bidangnya.

Pasukan pasukan tersebut adalah, Mahardika Prima Nugraha (Vocal), Aria Panca Afrian (Guitar Lead), Bagus Tricahyo (Guitar), Wisnu Ikhsantama (Bass), Rheza Ariyanto (Drum Percussion), Try Achmad Laksana (Add Keys).

Nama Student Hate School memiliki sebuah arti tersembunyi di dalamnya. meski terdengar seperti nama band yang kurang seram buat aliran Metal seperti ini, tapi kami mencoba menjadikan itu sebuah ciri khas dari kami. Nama Student kami ambil karena kita berawal dari pelajar yang belum tau apa apa tentang musik, Nama Hate kami ambil karena kebencian kami pada sesuatu yang tidak pasti dan Nama School kita ambil karena kita semua berasal dari sekolah. Ditahun 2010 ini kami merencanakan rilis EP Mini Album berisikan 6 Track sebagai perkenalan kepada kalian.

Kami terinspirasi oleh band Job For A Cowboys, Burning The Masses, dan masih banyak lagi. Student hate School ingin mengenalkan dan menjadikan musik Metal bisa dihargai oleh masyarakat Indonesia pada umumnya sehingga bisa membuat para pendengar musik metal menghargai karya kita serta mencintai musik kita.

Contact:
Aria Panca Afrian – 0856 91 37 9150
Gilang Andi – 0878 842 69243 / 0856 71 72 69871

Web:

Email:

Cranial Schism; Pendatang Baru Dalam Musik Metal

Cranial Schism adalah sebuah band Death Metal asal Pamulang, Tangerang Selatan yang lahir pada tanggal 30 Mei 2009. Kami sendiri terdiri dari Hendri Septriadi (Guttural), Putro Tangkilisan (Guitarist), Adrian Devara (Guitarist), Yudha Leonardi (Bassist), dan Abraham Simatupang (Blast Beat & Battery).

Walaupun umur terbentuk kami masih sangat muda, tapi setelah satu tahun ini, kami berhasil menjajah berbagai gigs di dalam kota kami sendiri bahkan di luar kota seperti Bandung, Boyolali, Kendal, Kediri, Surabaya, dan lain – lain. Kami sendiri pun sudah terlisensi dalam IDDM atau Indonesia Death Metal. Untuk kami, masuk dalam lisensi IDDM adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena kami berhasil membuat musik kami diakui oleh forum Death Metal terbesar di Indonesia. Kami sendiri pun sekarang sudah terkontrak oleh sebuah label record dari Kanada, yaitu Mulligore Production.

Di bawah naungan Mulligore Production, kami siap merilis split CD dengan Diarrhetic Feces dari London, split CD dengan Last Vigil dari Filipina, Split CD dengan Cabracan dari Mexico, dan rencananya tahun depan kami merilis album pertama kami yang berjudul ‘Perang Salib’. Di luar hal ini, kami juga bergabung dalam Metal Asia Compilation sebagai wakil Indonesia untuk menyumbangkan hasil karya anak negeri asli dengan bahasa Indonesia dalam kompilasi yang di produksi oleh sebuah label cukup besar dari Pakistan.

Sempat bermodalkan 2 lagu yang berjudul Fenomena Mati Berdiri dan Darah Hitam walaupun masih terdengar sangat kasar dan butuh banyak perbaikan komposisi secara penuh dalam kualitas musik, tapi ini merupakan pencerahan dari kreatifitas mereka dalam bermusik.

Contact:
Yudha Leonardi – 085710000757

Web:

Email:

Purgatory’s News Flash: Acoustic Album and Their Own Official Merchandise! Comin’ up!

purgatoryPurgatory sekarang lagi ngapain, ya? Banyak yang nanyain kabar band metal yang isinya ada Sandman – vocal, Madmor – growl, L.T.F – guitar, Bad-Art – guitar, Bone – bass, Djackal – scratch & keys, dan Al – drums & sampling ini. Dapurletter barusan ngobrol bareng mereka seusai mereka latihan beberapa waktu lalu. Let’s check this out, Guys.

Sekarang Purgatory lagi ngapain? Nyiapin album baru mungkin? Secara udah lumayan lama juga jaraknya dari album terakhir kalian. Kalau iya, bisa kasih bocoran dikit ngga, konsepnya kayak gimana?

Rencana album baru paling dekat adalah album full  acoustic, tapi terus terang emang masih ada beberapa kendala di management waktu dan instrumen.

Kalau misalnya sekarang kalian lagi nyiapin album baru, ada kemungkinan buat teman-teman Purgatory a.k.a MOGerz, nyumbang lirik atau lagu?

Lirik dan lagu Purgatory terus mengerucut ke tema syi’ar Islam. Kami berharap jangan memberi Purgatory label “fanatik” dengan sikap ini. Insya ALLAH kami akan terus mengusung syi’ar Islam, tapi juga kami jauh dari sifat fanatik.

Kami nggak pernah menutup akses kontribusi dari luar, tapi yang pasti semua orang tahu bahwa idealisme ini super sensitif, filternya musti hati-hati, nggak bisa sembarang terima aja. Contohnya nih, kami nggak bisa nerima masukan yang berpotensi mempertajam perbedaan pendapat dalam urusan agama, yang bersifat terlalu ekspresif dan emosional dalam urusan agama, termasuk yang keras-keras dan galak. Kami juga nggak bisa nerima masukan yang arahnya meremehkan syari’at agama (sekularis, pluralis, liberalis).

Ada satu topik discussion board di Purgatory’s Official Group of Mogerz di Facebook, judulnya panjang: “Saran dan masukan untuk album baru Purgatory (Musik, Lirik, Aransement, Materi, Wardrobe dsb)”. Topik itu nggak dicuekin, kami sendiri yang update. Coba ikuti link ini (http://www.facebook.com/topic.php?uid=78955924242&topic=10437).

Untuk karakter lirik Purgatory, MOGerz bisa coba kenali dari topik “Terjemah syair album Beauty Lies Beneath”. Just follow this link (http://www.facebook.com/note.php?note_id=186860804510).

Dalam hal penulisan syair, kami “tidak menganut sistem demokrasi”, tapi adalah musyawarah. Tapi, bismillah…kami berusaha sebijak mungkin mengangkat tema-tema yang emang “dibutuhkan”. Catatan: kebutuhan beda banget sama keinginan. Jadi MOGerz silakan kasih masukan kepada Purgatory, tapi siap-siap aja kalau misalnya kebanyakan kalian meminta kami mengangkat tema A, kami justru mengangkat tema Q atau Z. Sumber referensi syair-syair lagu kami ujung-ujungnya adalah Al-Qur’an. Ini yang nggak bisa dinego.

Kalian membuat group atau fanpage Purgatory. Ada rencana apa buat para teman kalian yang tergabung di dalamnya? Misal: gathering?

Sekarang kami sedang memperkuat hubungan sama MOGerz yang makin sering ngumpul. Yang pasti sekarang lagi nyusun kekuatan bareng beberapa produsen merchandisers, termasuk beberapa yang udah pernah bikinin merchandise Purgatory. Insya ALLAH dalam jarak 2 bulan ke depan Purgatory punya official merchandise gabungan dari 6 produsen di bawah satu merk/label, namanya MOGERZ, yang akan ngeluarin produk-produknya dalam waktu bersamaan. Alhamdulillah, 6 produsen itu semua dari kalangan MOGerz sendiri, bukan pedagang-pedagang yang mau ambil benefit dari satu komunitas tapi nggak ngerti apa itu MOGerz. Alhamdulillah komunitas ini bergerak.

Di bidang lain, MOGerz juga lagi menyusun kekuatan buat bikin gigs sendiri. Industri merchandise tadi berhubungan banget sama modal dari bikin gigs ini.

Jadi secara tidak langsung gathering yang ditanyain Dapurletter itu udah jalan duluan. Kami lebih gampang menerima masukan dari MOGerz yang bersifat kegiatan daripada lirik dan lagu. Insya ALLAH untuk ke depannya Purgatory dan MOGerz sama-sama membuat kegiatan-kegiatan offstage alias di luar manggung yang positif, higienis luar-dalam. Amin…

Kapan Purgatory ada show lagi?

Jadwal rencana manggung paling dekat di bulan Rabi’ul-awal (Maret/April): acara ultah Dapurletter, acara di Rossi Fatmawati, acara ulang tahun Distro, acara MOGerz di Bandung (manggung Purgatory pertama setelah 10 tahun nggak main di Bandung). Tapi sori banget, semuanya belum ada kepastian, dan belum bisa disebut nama-nama acaranya selain Dapurletter. Begitu ada kepastian insya ALLAH kami update ke group dan fan page Purgatory di Facebook.

OK. Ada pesan apa buat metalhead out there?

Please jangan jauhin kemetalan Purgatory dari ke-Islaman para personelnya, karena Islam ini yang menjadi alasan band ini masih ada. Bukan apa-apa sih, personel Purgatory selalu menempel kemetalan ini dengan Islam (bahkan saat kami tampil di Bali). Jadi justru publik yg ngebaca sendiri “adanya” sikap menjauhkan yang otomatis kontradiktif. Ada beberapa pertanyaan dari MOGerz kepada kami tentang beberapa penulisan mengenai Purgatory tanpa Islam. Kami cuma bisa menjawab apa adanya: “Seharusnya ada, tapi digeser”.

Jadi masukan dari kami adalah: kalau penyampaian-penyampaian Purgatory yang berbau Islam terkesan memberatkan dan musti digeser, jangan deh. Mending sekalian aja geser berita tentang Purgatory.

Betewe, jalan Purgatory emang udah terlanjur ribet dengan embel-embel Islam-nya. So be it! (Umi)

Suri; Mengembalikan Musik Rock Yang Sesungguhnya

SURI 12Sebenarnya tidak ada unsur apa-apa dalam arti SURI sendiri, tidak ada spesifikasi khusus. It just a name, an ordinary band name!

SURI resmi berdiri pada pertengahan 2008 ditengah degradasi drastis kualitas industri musik nasional dan derasnya invasi massal band-band pop melayu. SURI berasal dari kawasan urban Jakarta, SURI berisi para kaum pekerja yang iseng-iseng membentuk band rock dan mereka benar-benar ingin menjadikan SURI sebagai sebuah proyek untuk senang-senang saja.  Misi SURI adalah ingin mengembalikan musik rock ke dalam arti sesungguhnya.

Materi SURI tidak akan mengikuti kemauan/demand pasar, karena itu SURI dengan bangga mengusung genre “Stoner Rock” yang memang masih jarang di kenal di Indonesia. Mereka memadukan unsur stoner, psychedelic, blues, doom yang dibalut dengan distorsi yang low, raw dan tebal! Sound SURI terdengar layaknya seperti  ketika berkendara di tengah gurun yang panas sambil mengkonsumsi substansi ilegal. SURI terpengaruh oleh band-band seperti Black Sabbath, KYUSS, Led Zeppelin, dan Electric Wizard.

Yeah! Panas, gersang dan wasted!

Rencananya pada bulan Februari 2010 SURI akan merilis debut album perdananya yang diharapkan dapat membawa angin perubahan pada peta musik tanah air.

Contact:
Dimas Dugong – 021/ 915 894 49 – 0812 8622 561

atau

Lost Another; Mengembalikan Hilangnya Kreatifitas Musik Indonesia Dengan Kebrutalan

lostanotherLost Another adalah band Jakarta Timur tepatnya daerah Pasar Rebo, Cijantung dengan mengusung aliran Metal, band ini termutilasi pada bulan Mei 2006. Nama Lost Another sendiri memiliki sebuah arti tersembunyi di dalamnya yaitu Lost berarti Hilang, Hilang disini maksudnya adalah hilangnya Kreatifitas musik Indonesia yang disebabkan oleh banyaknya pembajakan lagu di Negara kita ini. Another berarti yang lain, artinya kita akan menciptakan rasa aliran musik yang lain untuk kuping masyarakat Indonesia pada umumnya.

Dengan Personilkan Rohian Susilo Utomo – Vokal, Aria Panca Afrian Bachtiar – Gitar, Edward Rhamadan – Gitar, Muhammad Rayyan – Bass, dan Tubagus Gary Lineker – Drum sampai saat ini sudah memuntahkan Mini Album dengan bermodalkan 4 lagu yang siap menggempur telinga kalian dengan kebrutalan generasi baru dalam dunia musik metal.

Contact:
Aria Panca Afrian – 0856 91 37 9150

Web:

Email:

S.A.B.O.R==>NU METAL

SaborS.A.B.O.R terbentuk sejak 13 oktober 2004, yang di motori  oleh King ( Drum ) dan Chibob ( Vokal ) .Sejak pertama kali dibentuk sampai sekarang, S.A.B.O.R sering gonta-ganti personil seperti kebanyakan band-band lainnya. Setelah melalui masa-masa sulit, sekarang formasi S.A.B.O.R  dimotori oleh lima orang, yakni chibob ( Vocal ), doly ( Guitar ), Force (gitar) Yeba ( Bass ) dan King ( Drum ), yang mengusung aliran NU Metal. Asal Jakarta.

Group band ini berawal dari “ Panggung to Panggung “ atau mengikuti beberapa Event, baik yang di Jakarta bahkan di luar Jakarta. Dalam Mengangkat materi lagu, S.A.B.O.R terinspirasi, oleh kehidupan social, kejahatan politik, perang, dll. Dengan bermodalkan materi dan kemampuan yang ada. Kami memberanikan diri untuk mengenalkan cara kami bermusik kepada komunitas dan masyarakat luas.

Pertengahan 2006, S.A.B.O.R kembali masuk dapur rekaman untuk aransement ulang hit’s lagu kami Last Chapter dan Wanita Pembunuh, meskipun masih bersifat indie label. Namun tidak membuat kami band Jakarta berkecil hati. dan akhirnya ke sepakatan kami tetap akan konsisten pada visi dan misi kami untuk terus bermusik dan menghasilkan karya-karya terbaik kami, hal ini menunjukkan keseriusan kami dalam bemusik.

Akhir tahun 2007 S.A.B.O.R masuk dalam ajang kompilasi bertemakan “ Sound of Color Compilation “ yang di Produksi oleh Home Made record disitu S.A.B.OR dengan lagu “ Wanita Pembunuh “ Dan Pada Agustus 2008 S.A.B.OR ikut Kompilasi “ Fussion Of Soul “ Yang Di Produksi Oleh CV. Prastasti Indomedia dengan lagu “ Last Chapter “ Mencoba mengenalkan Warna musik baru yang di usung band kami S.A.B.O.R untuk dikenal akrab oleh kalangan masyarakat luas.Dan pada materi album kami yang ke 2 yang baru akan dirilis “ Berjaya Karena di Hina “ yang menceritakan tentang kehidupan yang ada disekitar sendiri, mungkin S.A.B.O.R memberikan sedikit sentuhan baru di industri musik cadas, dan ada sedikit perbedaan terhadap band cadas lainnya, materi album kami tersebut mencoba mengusung beberapa unsur, sebut saja NU Metal.

Personil:
Chibob – Vocal /Growl
Dolly – Guitar
Force – Guitar
Yeba – Bass
King – Drum

Facebook:
S.A.B.O.R

Email: 

MySpace: 

Base Camp: 
Jl. KH.Mas Mansyur Gg.warung ayu,
No.24 Rt.006/017 Kel.Kebon Melati,
Kec.Tanah Abang Jakarta-Pusat. 10230

Contact: 
C-bob 021-93387862 / 085714600240

KRIPIK PEUDEUS Profil


Simak “Idioritma”, adalah album kedua milik Kripik Peudeus dari Jakarta. Dengan beranggotakan DFMC (MC & guitar), Dey-VE (rapper), Emil (guitar), Gusse (drum), Ibong (bass) yang terbentuk sejak tahun 1997, mereka karakter yang sama sejak “Rockin’ Da rap Empire (2003)” album pertama milik mereka dengan mengusung jenis musik Rock & Rap ini dirilis delapan puluh enam bulan yang lalu.

Masih dibawah bendera Sirkus Records, album “Idioritma (2009/2010)” kini hadir dengan single perdana yaitu “Tiba Waktuku”, dimana lagu tersebut merupakan tentang akhir pasti perjalanan hidupyang tak terhindarkan, interpretasi visual bernuansa rough dihadirkan dalam video garapan sutradara Oki “OksBangs” dan tim dari AnginRibut untuk melengkapi.


Tentu tidak hanya itu saja, dengan bermodalkan 14 track dalam album “Idioritma” dimana Kripik Peudeus mengukuhkan musik Rock & Rap kepada publik selama ini yang terjaga baik serta proses pendewasaan dalam bermusik. Simak saja beberapa lagu seperti “Satire”, “Kotak Pos 10000”, “Unique”, “Nya”, “Adiksi”, “Ballerina”, “Karpet Merah” yang mempunyai warna segar dalam musik mereka sehingga tidak dipungkiri karena ini adalah karya cerdas untuk diperdengarkan kepada pecinta musik.

Album “Idioritma” adalah rangkuman pemikiran dan kejadian yang berlangsung selama album ini dikerjakan, karya kedua yang jadi penantian Layolretropus (sebutan teman-teman yang selalu loyal kepada Kripik Peudeus) dan alhasil kini kami kembali mewarnai permusikan tanah air!